> Routing Static di MikroTik - FAQs Tech
News Update
Loading...

Kamis, 05 Desember 2019

Routing Static di MikroTik


Routing Statis merupakan salah satu langkah untuk menghubungkan beberapa network pada router, cara ini dilakukan secara manual dan membutuhkan ketelitian. Jika tidak, sedikit saja kesalahan maka hubungan antar koneksi akan terkendala. Routing static biasa membutuhkan konerja router yang sedikit dibanding Routing Dinamis, dimana routing dinamis mencari informasi disekitarnya dan membuat tabel routing pada router.

Dan pada kali ini kita akan meng-implementasikan Routing Statis pada MikroTik, simak tutorial dibawah

Tutorial Static Route pada MikroTik


Kalian bisa lihat topologi Simple dibawah, saya menggunakan GNS3 untuk uji cobanya


Dari topologi diatas kita mempunya 2 Router, dimana  Network 10.10.10.1 dan 10.10.10.2 sebagai gateway kedua client diatas, bagaimana agar Client 1 dan Client 2 bisa terkoneksi? Salah satunya Kita menggunakan Static Route.

By the way, sebenarnya konsep static route sama pada umumnya, jika kalian pernah menggunakan static route pada Cisco, kalian akan mudah memahami juga pada MikroTik nantinya atau begitu juga sebaliknya :)

Kita masuk pada R1, IP -> Route tambahkan Route, dibawah.

Jika kita lihat Dst. Address itu sebagai Network pada client, disini kita menggunakan prefix yang biasa digunakan yaitu /24. dan Gatewaynya adalah Next HOP dari router selanjutnya, yaitu R2 yang saling terkoneksi dengan R1.


Kemudian tambahkan juga IP Route pada R2, sesuaikan dengan sebelumnya, R1 sebagai Gateway dari R2.


Terakhir kita test koneksi dengan menggunakan ping, jika berhasil tandanya sukses.



Bagi yang masih kebingungan, silahkan simak video dibawah :)


Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. Peace xD

Share with your friends

Give us your opinion

Silahkan berkomentar dengan bijak :v

Notifikasi
#Stay_Safe yaa :)
Done