> Perbedaan DHCP Client dan DHCP Server - FAQs Tech
News Update
Loading...

Minggu, 10 Maret 2019

Perbedaan DHCP Client dan DHCP Server


Apakah kalian pernah melihat atau mendengar kata DHCP?, kata ini pasti sangat familiar di kalangan networking. DHCP Merupakan salah satu fitur yang dapat memberikan Address secara otomatis.
DHCP sendiri dibagi menjadi beberapa bagian, DHCP Relay, Server, Client, Lease, Scope,dll.
dan pada artikel kali ini, saya akan menjelaskan perbedaan antara DHCP Server dan Client.

Pengertian DHCP Server


DHCP Server merupakan salah satu fitur yang dapat memberikan IP Secara otomatis kepada client yang terkoneksi pada Server atau Router.


Cara kerjanya sangat simple, ketika server mendapatkan request dari client, maka secara otomatis server akan merespon request tersebut dan memberikan IP Address kepada client.

Pengertian DHCP Client


Kalau DHCP Client merupakan kebalikan dari DHCP Server, kita mendapatkan IP secara otomatis dari Server atau ISP. Cara kerjanya juga kebalikan dari DHCP Server, kita memberikan request dan Server merespon.

Nah, DHCP Client ini sangat penting bagi pengguna MikroTik. Kenapa? untuk mendapatkan Koneksi internet Dibutuhkan DHCP Client agat MikroTik mendapatkan IP dari Server Atau ISP. 



Jika kalian mengkonfigurasinya secara manual address, ada kemungkinan IP yang kalian buat di MikroTik sudah dipakai oleh Client lain, hal ini sering terjadi dan menyebabkan tabrakan data dikarenakan IP yang sama. 

DHCP Client memberikan IP yang belum terpakai oleh Client lain, jadi itu mengapa sangat dianjurkan mengunakan DHCP Client.


Sekian artikel dari saya, semoga bermanfaat. Peace

Share with your friends

Give us your opinion

Silahkan berkomentar dengan bijak :v

Notifikasi
#Stay_Safe yaa :)
Done